TfY7TSdpTpClTpW5Gpr8Gfr9

Yunus Mengaku Keamanan Proyek Revit SDN 218/VIII Cermin Alam Usir Wartawan Yang Sedang Bertugas, SMSI Tebo Mengecam Keras

Ilustrasi.

TEBOONLINE.ID - Peristiwa tak mengenakan menimpa seorang Wartawan liputan Kabupaten Tebo disaat menjalankan tugas Jurnalistiknya sebagai kontrol sosial. Adalah Sokeh, Wartawan yang bertugas di Media MitraMabes.com.

Menurut pengakuan Sokeh pada Teboonline.id, pada Selasa kemarin (20/10/2026), ia bersama dua rekannya sudah konfirmasi terlebih dahulu dengan Erni sang Kepala Sekolah untuk mengunjungi SD No 218/VIII Cermin Alam Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo untuk melakukan konfirmasi terkait pekerjaan proyek Revitalisasi senilai hampir Rp1 Miliar. 

Namun, sampai di sekolah, Sokeh ditemui oleh Budi selaku Ketua P2SP Proyek Revit di sekolah tersebut karena menurut pengakuan Budi, sang Kepala Sekolah sedang ada urusan di Tebo.

Kedatangan Sokeh dan kedua rekannya adalah dalam menjalankan tugas Jurnalistiknya, Sokeh kemudian mengkonfirmasi terkait pekerjaan Revitalisasi gedung SDN 218/VIII Cermin Alam kepada Budi selaku ketua tim pelaksana atau P2SP agar memperlihatkan Gambar pekerjaan yang terlebih dahulu meminta izin kepada Konsultan Pengawas proyek revit tersebut.

Konsultan Pengawas yang diketahui bernama Ari pun mengizinkan agar Budi memperlihatkan Gambar pekerjaan proyek Revitalisasi tersebut kepada Sokeh, namun Budi tetap kukuh untuk tidak memperlihatkan gambar tersebut kepada Sokeh dan rekan - rekan. 

Melihat hal itu, Sokeh pun tidak memaksa dan tidak mempersoalkan tentang sikap Budi tersebut. Namun, tiba - tiba datang ke Sekolah seseorang yang mengaku sebagai keamanan proyek Revitalisasi SDN 218/VIII Cermin Alam yang diketahui bernama Yunus, warga UPK desa Cermin Alam menemui Sokeh.

Yunus mengklaim kepada Sokeh bahwa dirinya sebagai keamanan proyek revit SDN 218/VIII Cermin Alam ditugaskan oleh Kepala Sekolah dengan SK dan mempersoalkan Sokeh dan rekannya datang ke sekolah tidak atas izinnya.

Kemudian, terjadi sedikit perdebatan yang berujung Yunus mengusir Sokeh dan 2 rekannya untuk segera pergi dari sekolah dengan merekam dengan HP dan mengancam akan diviralkan dan disaksikan oleh para Guru di SD tersebut.

"Ada yang mengaku sebagai keamanan proyek revitalisasi SDN 218/VIII Cermin Alam menghalang - halangi tugas kita saat konfirmasi dan mengusir kita, secara etika itu kurang baik. Jadi perilaku kurang baik yang mengaku sebagai keamanan itu kepada kita, sudah kita laporkan ke Polsek VII Koto Ilir," sebut Sokeh.

Sementara itu, Wakil Ketua SMSI Kabupaten Tebo, Hafizan Romy Faisal mengutuk keras tragedi pengusiran Wartawan saat bertugas oleh Yunus keamanan proyek revitalisasi SDN 218/VIII Cermin Alam. 

"Jika tragedi pengusiran Wartawan sedang bertugas di SDN 218/VIII Cermin Alam sudah dilaporkan ke Polsek VII Koto Ilir, kita minta kepada Kapolsek untuk segera menindaklanjutinya karena pengusiran tersebut merupakan suatu bentuk pelecehan terhadap insan Pers," tegas Romy.(crew)


Type above and press Enter to search.