![]() |
| Santri Ponpes Syaikh Daud Al - Masrur Pasang Palengeh Kecamatan Pelepat Ilir, Bungo yang berhasil meraih prestasi lomba Kaligrafi dinMTQ ke 53 tingkat Kabupaten Bungo.(poto:syarif/teboonline.id) |
TEBOONLINE.ID — Santri Pondok Pesantren Syaikh Daud Al-Masrur Padang Palengeh, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo berhasil meraih peringkat pertama dalam cabang lomba kaligrafi atau khatil qur'an pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Kabupaten Bungo yang dipusatkan di Kecamatan Rantau Pandan.
Santri berprestasi tersebut bernama M Fardhan Ali dengan prestasi terbaik satu di cabang khattil qur’an golongan naskah dari Dusun Sungai Mengkuang dan menjadi utusan dari Kafilah Kecamatan Rimbo Tengah.
Masih dalam kafilah yang sama, ada Tiara Laili Az-Zahra yang berhasil menjadi terbaik satu dalam xabang khattil qur’an golongan dekorasi. Tiara berasal dari Dusun Sungai Buluh.
Santri berprestasi selanjutnya yaitu Uswatun Hasanah. Ia berhasil menjadi terbaik satu pada cabang khattil qur’an golongan Mushaf. Uswatun berasal dari Dusun Padang Palangeh dan menjadi utusan kafilah Kecamatan Pelepat Ilir.
"Alhamdulillah, tiga santri kita berhasil mendapatkan peringkat satu pada cabang khat. Meskipun mewakili dari kecamatan yang berbeda, tapi sportivitas selalu dijunjung anak-anak santri," kata pembina Pesantren Syaikh Daud Ustadz Zakaria, Ahad (30/08/2026).
Zakaria menambahkan, prestasi yang diraih oleh anak didiknya merupakan hasil jejak panjang pembinaan santri dalam bidang kaligrafi sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, beberapa santri sempat mengikuti pembinaan kaligrafi di Jawa Barat.
"Prestasi ini merupakan buah jalan panjang dari pembinaan santri yang dilakukan Pesantren Syaikh Daud selama ini. Kerjasama banyak pihak sehingga anak berprestasi," imbuhnya.
Dikatakan Ustadz Zakaria, selain berprestasi di bidang khat atau kaligrafi, santri Pondok Pesantren Syaikh Daud Al-Masrur Bungo juga mendapat peringkat dua dalam bidang lomba penyelenggaraan jenazah dari kafilah Kecamatan Rimbo Tengah.
Nama-nama santri tersebut yaitu Indra Kusuma, Lutfan Mirza Zulfadhil, Sulfina Afriyalda dan Aura Citra Kasih dari Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah.
"Tujuan utama kita yaitu melatih mental anak santri agar terbiasa tampil dengan mental yang kuat sehingga setelah lulus bisa bermanfaat di masyarakat," ungkap Ustadz Zakaria.
Pengasuh Pondok Pesantren Syaikh daud Al-Masrur Kiai Khaerun, mengucapkan terimakasih kepada semua pembina, asatidz, tim official urut dan seluruh santri yang ikut dalam MTQ Kabupaten Bungo tahun 2026.
“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kafilah Kecamatan Pelepat Ilir dan Rimbo Tengah yang telah mempercayai santri kami (SDM) dan selamat kepada para santri yang sudah menjadi juara," jelasnya.
Ustadz Khaerun juga merasa bangga atas prestasi santrinya dan memberikan naseihat supaya selalu istikamah dalam mengaji dan meningkatkan prestasi. Baginya, juara dalam lomba hanya bonus dari proses belajar.
"Mudah-mudahan dengan semangatnya dalam kompetisi seperti MTQ ini semakin menambah semangat dalam mengajinya, Kegiatan seperti MTQ adalah kegiatan tambahan yang lebih penting adalah istikamah dan semangat dalam mengaji karna esensinya dari sebuah pesantren adalah santri yang selalu mengaji,” pungkasnya.***
Penulis: Syarif Abdurrahman
