TfY7TSdpTpClTpW5Gpr8Gfr9

PETI Beroperasi di Desa Aur Cino, Ancam Jembatan Gantung Sungai Sisip

 

PETI yang mulai berani secara terang - terangan beroperasi disekitar Jembatan Gantung Sungai Sisip yang dikuatirkan lama - lama akan mengikis Tebing atau tanah dimana Pondasi dan Tiang Pancang Jembatan Gantung berdiri.(poto:supri/teboonline.id)

TEBOONLINE.ID - Meskipun Surat Edaran Bupati Tebo tentang larangan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sudah disebarluaskan ke masyarakat dan Aparat Penegak Hukum terus melakukan razia, namun PETI masih saja terus menjamur.

Seperti di desa Aur Cino Kecamatan VII Koto, aktifitas PETI atau Dompeng yang beroperasi disana, sangat dikuatirkan dan meresahkan masyarakat setempat.

Pasalnya, ada 4 Rakit PETI yang beroperasi hanya beberapa meter dari Jembatan Gantung Sungai Sisip. Ada yang beroperasi di hulu jembatan dan ada yang beroperasi dihilir jembatan Gantung Sungai Sisip.

Maraknya PETI disekitar Jembatan Gantung Sungai Sisip ini, dikuatirkan lama - lama akan berdampak pada terkikisnya Tebing yang menyangga Pondasi dan Tiang Pancang Jembatan Gantung sehingga Jembatan Gantung Sungai Sisip terancam ambruk.

Sementara itu, jembatan Gantung Sungai Sisip ini adalah satu - satunya akses utama yang digunakan oleh masyarakat setempat yakni dari Aur Cino ke RT 12. Masyarakat setempat pun selalu merawat Jembatan Gantung Sungai Sisip tersebut agar tetap terjaga dan kokoh serta bertahan lama.

"Kita minta kepada Pak Polisi VII Koto untuk merazia Dompeng yang dekat sama Jembatan Gantung Sungai Sisip ini, kita sudah menjaga Jembatan Gantung ini, tapi kalau dibiarkan orang Dompeng dekat sama Jembatan Gantung, Jembatan Gantung ini nanti roboh," ujar Andi, warga VII Koto yang sering melintasi Jembatan Gantung Sungai Sisip, Kamis (03/09/2026).(crew)


Type above and press Enter to search.