TEBOONLINE.ID – Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumbersari Kecamatan Rimbo Ulu periode 2026-2034 tidak hanya menjadi ajang perebutan kursi kepemimpinan, tetapi juga panggung unjuk gigi kekuatan perempuan.
Di tengah dominasi figur pria, muncul sosok Rohana yang dengan berani mengibarkan bendera pencalonan, menasbihkan dirinya sebagai Srikandi Sumbersari yang siap tempur.
Maju dengan nomor urut 2, Rohana membawa angin segar bagi dinamika politik desa. Penampilannya yang bersahaja dengan hijab putih dan blazer krem tidak menyurutkan keberaniannya untuk menantang arus. Jargon utamanya, "Saatnya Yang Muda Berkarya," bukan hanya slogan, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa generasi muda, terutama perempuan, memiliki kapasitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Keberanian Seorang Srikandi
Pilihan kata "Srikandi" bukan tanpa alasan. Dalam tokoh pewayangan, Srikandi dikenal sebagai sosok ksatria perempuan yang gagah berani, ahli strategi, dan tidak gentar menghadapi tantangan. Semangat inilah yang terpancar dari sosok Rohana. Ia berani mendobrak tradisi dan stereotip, membuktikan bahwa perempuan Sumbersari memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masa depan desanya.
Keberaniannya semakin terlihat dari pesan kampanye yang diusungnya: "Sumbersari Butuh Perubahan, Bukan Janji!!". Ini adalah sebuah tamparan bagi gaya berpolitik lama yang hanya mengandalkan retorika. Rohana menunjukkan ketegasannya sebagai seorang pemimpin yang berorientasi pada hasil dan tidak takut menyuarakan kebenaran. Simbol kepalan tangan dalam materi kampanyenya menjadi penanda kuat bahwa ia siap bekerja keras untuk warga.
Panggilan untuk Membawa Perubahan
"Bismillahirrohmanirrohim. Saya maju bukan untuk mencari kedudukan, tetapi untuk membawa perubahan yang sesungguhnya. Saya ingin membuktikan bahwa perempuan desa juga bisa menjadi garda terdepan dalam pembangunan," tegas Rohana dalam sebuah kesempatan.
Pencalonan Rohana ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan di Desa Sumbersari untuk lebih aktif berpartisipasi dalam politik dan pengambilan keputusan. Kehadirannya tidak hanya memberikan warna baru dalam Pilkades, tetapi juga menawarkan visi kepemimpinan yang lebih inklusif dan progresif. Kehadiran Rohana ini telah memberikan sejarah baru bagi demokrasi di Desa Sumbersari.(crew)
