TfY7TSdpTpClTpW5Gpr8Gfr9

Mobil Dinas Baru Bupati Tebo Rp 1,8 M Misterius, Dimana Rimbanya, Alfardkah

Ilustrasi.

TEBOONLINE.ID – Keberadaan Mobil Dinas (Mobnas) baru untuk Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menuai tanda tanya ditengah - tengah masyarakat. Meski anggaran pengadaan kendaraan tersebut dikabarkan mencapai Rp 1,8 miliar dari APBD Tebo tahun 2026, hingga kini wujud kendaraan tersebut belum juga terlihat digunakan dalam berbagai kegiatan dinas.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Bupati Tebo masih kerap menggunakan mobil dinas lama dalam aktivitas resminya. Hal ini pun memicu spekulasi di kalangan masyarakat dan aktivis terkait keberadaan mobnas baru tersebut.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Hendry Nora, mengakui bahwa pengadaan mobil dinas baru memang telah dianggarkan dan direalisasikan pada tahun 2026. Namun, ia mengaku belum pernah melihat langsung kendaraan tersebut.

“Kalau untuk penganggaran memang sudah ada dan sudah dibelanjakan. Tapi untuk posisi atau keberadaan mobilnya, itu bagian umum di Setda yang lebih mengetahui,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai isu yang berkembang terkait jenis kendaraan yang dibeli, yakni mobil mewah jenis Toyota Alphard dengan nilai Rp 1,8 miliar, Hendry Nora mengaku tidak dapat memastikan. Ia menjelaskan bahwa dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP), hanya tercantum sebagai belanja modal kendaraan dinas tanpa spesifikasi merek dan tipe.

Belum terlihatnya mobil dinas baru tersebut semakin memicu pertanyaan publik. Sejumlah aktivis di Kabupaten Tebo bahkan telah melakukan penelusuran terkait isu pengadaan mobnas tersebut. Mereka mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran, terlebih jika benar kendaraan yang dibeli adalah jenis Alphard.

Pasalnya, hingga saat ini mobil tersebut tidak pernah terlihat baik di Pendopo Rumah Dinas Bupati maupun di Kantor Bupati Tebo.

Pemerhati kebijakan publik Kabupaten Tebo, Hafizan Romy Faisal, turut angkat bicara. Ia menilai pemerintah daerah seharusnya lebih terbuka kepada masyarakat untuk menghindari berkembangnya spekulasi liar.

“Semestinya Bupati melalui jajarannya dapat menjelaskan kepada publik terkait keberadaan mobil dinas tersebut. Transparansi ini penting agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tegasnya sambil menyebut jika sudah dibelanjakan, dimana Rimbanya (Mobnas baru,red).

Sementara itu, Kabag Umum dan Protokoler Setda Kabupaten Tebo, Samin saat dikonfirmasi via WhatsApp, pada Jumat malam (17/04/2026) terkait hal, itu tidak bisa dihubungi.(crew)

Type above and press Enter to search.