TfY7TSdpTpClTpW5Gpr8Gfr9

Keluhkan Menu MBG yang Monoton, Wali Murid di Rimbo Bujang Pertanyakan Ketiadaan Susu dalam Program Makan Gratis

Ilustrasi.

TEBOONLINE.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di sejumlah sekolah di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, mulai menuai sorotan dari para orang tua dan tenaga pendidik. 

Melalui unggahan di media sosial Facebook, akun Sarry Henna Art membagikan keluh kesah mengenai kejenuhan anak-anak terhadap menu yang disajikan serta mempertanyakan absennya susu dalam paket makanan tersebut.

Menu Dinilai Membosankan

Dalam unggahannya, Sarry mengungkapkan bahwa anak-anak didiknya mulai merasa bosan dengan variasi lauk yang dianggap repetitif.

"Anak-anak mulai bosen dg menu MBG yg dari telur ke telur, dari ayam ke ayam, saos ke saos," tulisnya.

Selain lauk pauk, jenis buah-buahan yang diberikan juga menjadi sorotan karena hanya berkisar pada melon dan semangka. Menurut penuturannya, para siswa pun mulai melayangkan protes kecil dan meminta variasi buah yang lebih beragam.

Sorotan pada Ketiadaan Susu

Hal yang paling banyak dipertanyakan oleh netizen adalah mengenai jatah susu yang seharusnya menjadi bagian dari standar Makan Bergizi Gratis. Sarry menyebutkan bahwa di sekolah tempatnya mengajar, yakni TK SPS Manggar Unit 4, para siswa belum pernah menerima susu.

"Terus satu lagiii anak-anak juga mulai pada tanya kok MBG-nya belum pernah ada susunya ya buk," tambahnya dalam kolom komentar.

Menanggapi hal tersebut, beberapa netizen memberikan reaksi beragam:

Ayu Wahyu Ningsih menyebutkan adanya ketimpangan distribusi: "Padahal SD anakku dapat susu, harusnya TK dapat mbak."

Titik Ong mengamini kondisi tersebut dengan menyatakan bahwa antusiasme anak-anak mulai menurun akibat menu yang itu-itu saja.

Risma Elyana menimpali dengan nada sindiran mengenai sulitnya mencari susu UHT di pasaran, yang diduga berkaitan dengan distribusi program ini.

Lokasi Kejadian

Berdasarkan interaksi di kolom komentar, diketahui peristiwa ini terjadi di wilayah Unit 4, Jalan 7 Poros, yang dikelola oleh Yayasan Jambi Madani Sejahtera. Hal ini diperkuat dengan unggahan foto dokumen Laporan Organoleptik yang mencantumkan nama yayasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat ratusan reaksi dan puluhan komentar dari netizen yang berharap adanya evaluasi terhadap kualitas dan keberagaman menu MBG agar tujuan pemenuhan gizi anak dapat tercapai secara optimal tanpa menimbulkan kejenuhan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jambi Madani Sejahtera, Sugeng saat dikonfirmasi Teboonline.id terkait ketiadaan Susu dalam menu makan gratis disejumlah Sekolah seperti yang dikeluhkan oleh Netizen, mengatakan bahwa Dapur MBG di Unit 4 Rimbo Bujang baru dibuka tanggal 20 April 2026.

Saat ditanya apakah Susu masuk dalam salah satu menunya, Sugeng mengatakan bahwa Susu itu Alternatif. "Susu itu alternatif, ga wajib. Protein hewani, kalo ga ada ayam atau telur atau daging sapi, di tambah susu. Pemberian susu juga harus hati2 ga boleh bareng dg jeruk," ujarnya via WhatsApp, Selasa (28/04/2026).(crew)

Type above and press Enter to search.