![]() |
| Ketua Gemakato Tebo, Rengky Delfika.(poto:supri/teboonline.id) |
TEBOONLINE.ID -Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tebo atau Gemakato mengungkapkan bahwa adanya dugaan pemotongan dana Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Institut Agama Islam (IAI) Tebo. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Gemakato, Rengky Delfika.
“Dugaan pemotongan dana KIP di IAI Tebo sebenarnya
sudah berlangsung lama atau sejak awal mula Beasiswa KIP diluncurkan,” ungkap Ketua Gemakato, Rengky pada Teboonline.id, Jumat malam (02/01/2026).
Namun lanjut Rengki, ketika Mahasiswa ingin
mempertanyakan terkait dugaan potongan dana KIP tersebut, Mahasiswa selalu mendapatkan
ancaman dari pihak Kampus. Mahasiswa diancam akan diberhentikan dari daftar
penerima Beasiswa KIP.
“Saat akan mengambil dana KIP di Bank, Mahasiswa
penerima Dana KIP diminta untuk membuat 3 surat pernyataan dulu yang isinya bahwa
Mahasiswa harus legowo atau tidak menuntut atas potongan dana KIP tersebut, setelah Mahasiswa mengambil dana KIP di Bank, Kartu KIP ditahan oleh pihak Kampus, saat akan mengambil barulah diberikan,” beber
Rengki.
Menurut Rengki, orang yang paling bertanggung jawab
terhadap adanya dugaan potongan dana KIP Mahawasisw IAI Tebo adalah Rektor. Karena
tidak mungkin kalau tidak ada kebijakan dari seorang Rektor, pihak IAI Tebo
berani mengambil Langkah yang sangat beresiko dengan Tindakan pidana.
Untuk jumlah total penerima Beasiswa KIP Mahasiswa IAI
Tebo urai Rengki lagi, sekitar 54 orang diantaranya 12 orang Angkatan 2022, 30
orang Angkatan 2023 dan 12 orang Angkatan 2024.
Setiap Mahasiswa IAI Tebo penerima Beasiswa KIP
mendapatkan Rp 6.500.000, kemudian setelah Mahasiswa mengambil dana tersebut di
Bank, dana KIP diserahkan semua kepada pihak Kampus dan Kartu KIP (ATM,red)
diserahkan kembali kepada pihak Kampus.
“Dari Dana KIP Rp 6.500.000 yang diserahkan semua ke
pihak Kampus itu, kurang lebih untuk bayar SPP Rp 1,500.000 sampai Rp
2.000.000, artinya Dana KIP hak Mahasiswa itu masih sisa sekitar Rp 4.500.000
sampai Rp 5.000.000. Sisa itu lah yang dituntut oleh Mahasiswa ke IAI Tebo tapi
selama ini Mahasiswa tidak berani ,” kata Rengki lagi.
Informasi adanya dugaan pemotongan dan KIP Mahasiswa
IAI Tebo, juga menjadi perbincangan hangat di Group Whatsapp Forum Masyarakat
Kabupaten Tebo dan Tiktok Gemakato yang berjudul Panggil dan periksa Rektor IAI
Tebo Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penggelapan Dana KIP.
Terkait dugaan pemotongan dana KIP Mahasiswa IAI Tebo,
Rektor IAI Tebo, Nurhuda saat dikonfirmasi Teboonline.id via Whatsapp hingga
berita ini dinaikan, belum merespon.(crew)
