Monday, 7 February 2022

Kades Pematang Sapat, Ridwan (Poto:doc.teboonline.id)

TEBOONLINE.ID -  Kades Pematang Sapat Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Ridwan memberikan klarifikasi terkait Program Penggemukan Sapi yang dilakukan oleh BUMDes Pematang Sapat dimana belakangan ini tersiar kabar bahwa Ketua BUMDes Suyanto diduga melakukan Mark Up anggaran pembelian Sapi.

Kades Ridwan menegaskan bahwa Pemerintah Desa Pematang Sapat memberikan anggaran dari Dana Desa kepada BUMDes untuk pembelian Sapi sebanyak dua tahap. 

Untuk tahap pertama, anggaran yang ada dibelikan sebanyak 6 ekor Sapi dan tahap kedua dibelikan sebanyak 10 ekor Sapi. Terkait mencuatnya kabar miring tentang Mark Up anggaran pembelian Sapi tahap 2, Kades Ridwan dalam hal ini pun memberikan klarifikasi.

"Pada tahap 2 program penggemukan Sapi, BUMDes membeli Sapi sebanyak 10 ekor. Dari 10 ekor tersebut, 2 ekor Sapi mati dan masih tersisa 8 ekor. Kemudian, 6 ekor dipelihara oleh Alim namun 1 ekor dari 6 tersebut, dikembalikan kepada orang pertama dikarenakan Sapi tersebut sakit dan mendapatkan pengembalian sebesar Rp 6 juta dan dana tersebut sudah diberikan kepada BUMDes dan saat ini Sapi yang dipelihara oleh Alim ada sebanyak 5 ekor Sapi," terang Kades Ridwan.

Sementara tambah Kades Pematang Sapat ini, 2 ekor Sapi lainnya saat ini dipelihara oleh warga lainnya yang bernama Dona. Jadi total Sapi yang masih dipelihara oleh 2 orang warga tersebut saat ini sebanyak 7 ekor.

"Dari 10 ekor Sapi yang pertama dibelikan, masih ada 7 ekor Sapi karena ada yang mati karena sakit dan ada yang dikembalikan sama si penjualnya karena Sapi tersebut sakit," pungkas Kades Ridwan pada Teboonline.id, Senin (07/02/2022) di kantornya.(crew)