Wednesday, 25 September 2019

AKBP. Zainal Arrahman, S.IK.
TEBOONLINE.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sedang terjadi di Kabupaten Tebo provinsi Jambi menjadi momok tersendiri dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Polres Tebo dan Satgas Karhutla pun seakan tak ada jeranya untuk melakukan pengawasan dan penindakan terharap para pelakunya.

Tak peduli apakah itu pihak Perusahaan maupun masyarakat biasa sebagai pelakunya dan ini terbukti dengan telah diamankannya para tersangka dan penyidikan terhadap perusahaan besar yang terlibat dengan Karhutla oleh Polres yang.

Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman pada Teboonline.id saat dikonfirmasi saat Coffe Morning dengan awak media liputan Kabupaten Tebo mengatakan bahwa ada 3 perusahaan di Tebo yang sedang masuk dalam tahap lidik.

"Ada 3 perusahaan, PT ABT, PT SEKONA, PT MAKIN. 3 perusahaan ini sudah kita lidik terkait kebakaran yang terjadi di wilayah perusahaannya," sebut Kapolres Arrahman pada Coffee Morning di Sate Ayang Pasar Muara Tebo, Rabu (25/09/2019).

Kapolres membeberkan bahwa terkait lebakaran lahan perusahaannya, dalam surat PT ABT menerangkan bahwa alat untuk Karhutla, alat lengkap (Banyak,red), tapi yang ada dilokasi hanya 1 unit mobil Dum Truk bermuatan Tedmon Air untuk memadamkan air.

Berdasarkan informasi yang diterima Teboonline.id, kebakaran lahan didalam kawasan PT ABT kurang lebih 200 Ha, PT MAKIN 40 Ha dan PT SEKONA 30 Ha. Kemungkinan besar, 3 perusahaan ini turut andil sebagai perusahaan penyumbang kabut asap. (crew)