KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT BROSUR LENGKAP

Wednesday, 7 August 2019

RAPBS pembangunan Tribun lapangan desa Wanareja tahun 2019. 
TEBOONLINE.ID - LSM Lumbung Informasi Masyarakat (LIMA) mendesak pihak Kejari Tebo untuk mengusut tuntas dugaan hilangnya dana Silpa Pembangunan Tribun di desa Wanareja Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo.

Ketua DPD LSM LIMA Bungo Tebo Amin menyebut bahwa pihaknya telah melaporkan dugaaan tersebut ke Kejari Tebo dengan tujuan agar diketahui apa dan siapa yang bertanggung jawab.

Amin sedikit mengungkapkan bahwa pada tahun 2017 lalu, desa Wanareja mengalokasikan dana untuk proyek pembangunan Tribun lapangan kurang lebih senilai Rp 81 juta. Namun, proyek tersebut tidak dikerjakan sehingga dana proyek tersebut menjadi Silpa.

Namun, sekitar bulan Januari 2018, dana Silpa tersebut sudah tidak ada lagi di rekening desa. Sementara menurut informasi yang dipercaya, dugaan hilangnya dana Silpa Pembangunan Tribun lapangan tersebut tidak jelas peruntukannya.

"Kita sangat berharap agar pihak Kejari Tebo mengungkap dugaan hilangnya dana Silpa pembangunan Tribun desa Wanareja tahun 2017/2018, jelasnya masyarakat desa Wanareja juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada proyek tersebut," tegas Amin pada Teboonline.id, Rabu (07/08/2019).

Amin pun berspekulasi bahwa ada keterlibatan Hendra Budhi Artapa pada kasus tersebut karena yang bersangkutan pada saat itu sebagai Kades. Dan ketika mencuatnya informasi dugaan kasus tersebut ke permukaan, Hendra Budhi Artapa diketahui langsung mengembalikan dana Silpa tersebut ke pihak desa.

"Pada saat mencuat kasus ini, Hendra Budhi Artapa sempat mengembalikan dana Silpa itu ke pihak desa. Tapi terakhir ini, dana Silpa tersebut sudah tidak ada lagi di rekening desa. Ini yang perlu diungkap," urai Amin lagi.

Dan kabarnya lanjut Amin, pada tahun 2019 ini, desa Wanareja kembali menganggarkan proyek pembangunan Tribun lapangan pusat desa dengan nilai Rp 141.785.000 yang bersumber murni Dana Desa Wanareja 2019 dan pengadaan gawang dan jaringan lapangan bola senilai Rp 7.000.000 dari PAD. (crew)