Tuesday, 23 July 2019

Menyanyikan lagu kebangsaan, Ketua DPRD Tebo dan Wabup Tebo berdiri. 
TEBOONLINE.ID - Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto memimpin rapat paripurna Ranperna RAPBD Tebo Tahun 2020. Paripurna digelar di aula pada Senin (22/07/2019) dihadiri oleh wakil Ketua DPRD Tebo Wartono Triyan Kusumo, Syamsurizal, Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan, Pimpinan forkopimda dan kepala OPD Pemkab Tebo.
Anggota DPRD Tebo yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya. 

Berikut nota pengantar yang disampaikan Syahlan terkait Ranperda RAPBD Tebo 2020, Pemkab Tebo pada 2020 mendatang tetap fokus pada peningkatan infrastruktur jalan, pendidikan dan kebutuhan masyarakat lainnya. Pemkab Tebo juga pada 2020 mendatang berupaya menekan pengunaan anggaran seefisien dan seefektif mungkin.
Seluruh anggota DPRD Kabupaten Tebo saat mendengarkan sambutan Wabup Tebo. 

Berikut platfon Pendapatan daerah Pemkab Tebo tahun 2020 sebesar Rp 1,178 miliar. Angka ini menunjukan kenaikan sebesar Rp 83,78 miliar dari tahun sebelumnya.
Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan sambutan. 

Sementara itu, perincian sisi pendapatan, diantaranya Pendapatan Asli Daerah tahun 2020 sebesar Rp 77 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 861 miliar, lain pendapatan yang sah sebesar Rp 231 miliar
Para kepala OPD dan pejabat Eselon yang hadir. 

Pada Pos belanja daerah Syahlan membeberkan alokasi belanja daerah tahun 2020 sebesar Rp 1,202 miliar. Dipergunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 663 miliar, ini dialokasikan sebesar 47 persen.
Serah terima buku Ranperda dari Ketua DPRD Tebo kepada Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan secara simbolis. 

"Terdiri dari belanja tidak langsung, pos belanja pegawai sebesar Rp 423 miliar, dianggarkan juga proyeksi PNSD tambahan penghasilan dengan data dan perbaiki kinerja. Untuk mutasi gaji pnsd belanja subsidi Rp 3 miliar, hibah Rp 8 miiar, bagi hasil Rp 124 juta, bantuan Pemdes dan parpol Rp 197 miliar," beber Syahlan.

"Selanjutnya juga ada belanja langsung, sebesar Rp 565 miliar, dialokasikan untuk belanja modal dan jasa," timpalnya.

Sementara itu, dipos Pembiayaan daerah, defisit anggaran kata Syahlan akan ditutupi dengan penerimaan pembiayaan 2020 yang bersumber dari silpa sebesar Rp 35 miliar, ini berasal dari proyeksi oper target belanja daerah.

"Kita juga mengalokasikan untuk pemeliharaan dan penyertaan modal pada PDAM Tebo sebesar Rp 3,650 miliar. Tentu Pemkab Tebo tetap komit mendukung penyediaan air minum yang bersih," tutup Syahlan. (crew)