Monday, 22 April 2019

Antoni Faksi. 
TEBOONLINE.ID - 6 hari sudah upaya pencarian Misilah (55) yang hilang saat menyadap getah karet usai Coblosan Pemilu di TPS 12 jalan Mawar desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi. Pencarian dilakukan oleh anak korban, kerabat, masyarakat dan Polisi.

Kepala BPBD Tebo melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan Antoni Faksi dikonfirmasi Teboonline.id menyatakan bahwa terkait orang hilang tersebut, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya akan membantu proses pencarian dengan mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi. Namun ditegaskan olehnya, niat tersebut dicegah oleh Camat Rimbo Ulu Sugiyarto.

"Kmrn tim TRC Mau turun kata pak camat tunggu info dari beliau, Katanya infonya (Korban,red) pergi kelampung. Nanti tim TRC ada yg turun tu," kata Antoni Faksi via WA dikirim ke Teboonline.id pada Senin (22/04/2019).

Sementara itu, Camat Rimbo Ulu Sugiyarto saat dikonfirmasi Teboonline.id via HP berulang kali tidak merespon.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Warga desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi dihebohkan dengan hilangnya seorang Ibu Rumah Tangga bernama Misilah (55) pada hari pelaksanaan coblosan atau Pemilu 17 April 2019 Rabu lalu.

Menurut informasi yang diperoleh Teboonline.id dilapangan menyebutkan, korban hilang yang merupakan warga jalan Mawar RT 13 RW 06 ini, berangkat motong getah karet ke kebun karet mikiknya sendiri dengan diantar oleh anaknya yang berada di jalan Anggrek Ujung sekitar pukul 10.00 wib.

Sebelumnya, bersama warga lainnya korban sempat menggunakan hak pilihnya dengan nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 jalan Mawar desa Suka Damai. Usai nyoblos inilah, korban kembali pulang ke rumah dan melakukan pekerjaan rutinnya yaitu menyadap getah karet.

Awal dikabarkan hilang, pada sore harinya sekitar pukul 17.00 wib korban juga seperti biasanya dijemput oleh anaknya yang tadi pagi mengantar korban berangkat menyadap karet.

Namun, saat dijemput, anak korban yang statusnya pelajar SMP ini tidak dapat menemui korban. Padahal sang anak sudah berusaha mencari dan memanggil korban sampai masuk ke dalam kebun karet yang disadap oleh korban.

Tidak dapat menjemput ibunya karena ibunya tidak ditemukan, akhirnya sang anak tersebut kembali pulang dan melapor kepada keluarganya dan keluarga beserta masyarakat pada sore itu langsung melakukan pencarian hingga malam hari.
Ketua RT 13 jalan Mawar, Kapri saat dikonfirmasi Teboonline.id membenarkan ada warganya yang hilang.

"Keluarga, masyarakat, Karang Taruna, Polisi dan Pol PP sudah melakukan pencarian sejak dikabarkan hilang dan sampai hari ke 4 ini pencarian terus dilakukan tapi korban belum ketemu juga," sebut Kapri. (crew)