KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT BROSUR LENGKAP

Thursday, 7 February 2019

Musrenbang Kecamatan Rimbo Bujang dihadiri Ketua DPRD Tebo dan pejabat Eselon II. 
TEBOONLINE.ID - Pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pembangunan daerah Kabupaten Tebo tahun 2020 di Kecamatan Rimbo Bujang, Kades Pematang Sapat Riduan mengusulkan agar jalan desa Pematang Sapat dilakukan pengaspalan atau Rabat Beton.

Usulan tersebut pun ditanggapi oleh tiga pejabat Tebo yang hadir pada Musrenbang yang digelar di aula kantor Camat Rimbo Bujang pada Kamis (07/02/2019). Tiga pejabat Tebo tersebut Ketua DPRD Tebo Agus Rubyanto, Kepala Bappelitbangda Hendry Nora dan Kepala Bakeuda Nazar Efendi.

"Setiap tahun kami selalu mengusulkan pada Musrenbang tentang pengaspalan jalan desa Pematang Sapat, untuk itu kami sangat mengharapkan tahun 2020 jalan desa bisa diaspal atau di Beton," ujar Kades Riduan menyampaikan usulan programnya.

Usulan tersebut ditanggapi pertama kali oleh Kepala Bappelitbangda Hendry Nora. "Apabila diaspal jalan desa Pematang Sapat, sementara truk CPO milik perusahaan masih melintas, perusahaan yang akan diuntungkan dan jalan akan cepat rusak karena muatan truk CPO melebihi tonase. Ukuran jalan tipe kelas C, tidak bisa dilintase truk CPO yang muatannya 35 ton," sebut Hendry Nora.

Sementara, Ketua DPRD Tebo Agus Rubyanto memberikan semacam alternatif jika jalan desa Pematang Sapat ingin diaspal. "Alternatifnya jika pihak perusahaan mau mengganti truk CPOnya dengan muatan tonase kelas C atau buat jalur khusus untuk CPO baru jalan desa Pematang Sapat bisa diaspal," kata Agus dihadapan para Kades se Kecamatan Rimbo Bujang dan undangan lainnya.

Terakhir, tanggapan senada pun disampaikan oleh Kepala Bakeuda Tebo Nazar Efendi. Namun ia mengharapkan kepada para Kades dan Lurah serta lainnya agar dalam mengajukan program pembangunan harus seiring dengan program anggota DPRD.

"Saya harapkan semuanya apabila mengajukan program itu seiring dengan pokok fikiran anggota Dewan," pungkas Nazar. (crew)