settia

KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT BROSUR LENGKAP

Tuesday, 8 January 2019

Warga jalan 6 Wirotho Agung beramai - ramai melihat Turab TPU yang rusak, padahal Turab tersebut belum lama selesai dibangun. Diduga, pekerjaan proyek Turab TPU tersebut asal - asalan. 
TEBOONLINE.ID - Pekerjaan asal - asalan, itu yang paling tepat ditujukan kepada proyek pembangunan Turab dilokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) jalan 6 (Patimura,red) Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, provinsi Jambi.

Pasalnya, bangunan Turab yang dibangun untuk penahan tebing TPU kondisinya saat ini telah mengalami kerusakan seperti retak memanjang pada badan Turab sehingga Turab tersebut seperti kelihatan dibelah menjadi dua.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua RT setempat, Junaedi. "Turab TPU jalan 6 rusak, Turabnya retak memanjang," kata Pak RT ini mengungkapkan pada Teboonline.id, Selasa (08/01/2019).

Padahal, Turab TPU Jalan 6 Wirotho Agung ini baru selesai dikerjakan tepatnya pada akhir tahun 2018 lalu. Namun, baru hitungan minggu saja bangunan Turab tersebut sudah mengalami kerusakan.

"Sudah bisa dipastikan, bangunan Turab tersebut bakal ambrol terbelah. Lihat saja," kilah RT ini.

Sementara itu, menurut informasi yang didapat Teboonline.id, proyek pembangunan Turab TPU Jalan 6 Wirotho Agung ini berasal dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Dinas Perkim Tebo 2018 dengan pihak rekanan bernama Mahmud.

Mahmud sendiri ketika dikonfirmasi Teboonline.id terkait Turab tersebut via HP pada Selasa malam (08/01/2019), ia mengakui bahwa Turab tersebut adalah proyeknya.

Namun, ketika dikonfirmasi bagaimana langkah selanjutnya dengan rusaknya Turab tersebut, ia tidak banyak berkomentar. "Belum tau apa langkah selanjutnya, nanti kita cek dulu lah," ujar Mahmud.

Disisi lain, pada tahun yang sama, Mahmud juga sebagai pelaksana proyek pembangunan Rabat Beton di Gang Kutilang jalan 3 Wirotho Agung. Hasil pekerjaannya pun dikeluhkan oleh warga setempat.

Pasalnya, Rabat Beton tersebut saat ini pada permukaannya sudah mengelupas. Rabat Beton tersebut dibangun pada tahun 2018, rusak pula pada tahun 2018. (crew)