settia

KLIK GAMBAR UNTUK MELIHAT BROSUR LENGKAP

Monday, 7 January 2019

Ilustrasi. 
TEBOONLINE.ID - Ada 7 paket proyek Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kecamatan Rimbo Bujang yang dikerjakan pada tahun 2017 lalu, hingga saat ini belum menyala. Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Kabupaten Tebo fraksi Gerindera, Anami Akbar.

"Ado 7 tempat (Paket_) LPJU di Rimbo yang sampai sekarang belum hidup, semuanya proyek tahun 2017," kata Nami sapaannya mengatakan pada Teboonline.id, Senin (07/01/2019) di gedung DPRD Kabupaten Tebo.

Nami menuding bahwa belum menyalanya 7 tempat LPJU dilokasi yang berbeda tersebut dikarenakan ada dugaan pihak rekanan yang mengerjakannya pada saat itu akan melakukan akal - akalan sehingga LPJU tersebut sampai sekarang belum menyala.

Ia juga menegaskan bahwa belum menyalanya LPJU tersebut tidak ada kaitannya dengan menunggaknya pembayaran tagihan rekening listrik oleh Pemda Tebo kepada pihak PLN.
Sementara, pihak dinas Perkim Tebo menyebut - nyebut bahwa belum menyalanya LPJU tersebut dikarenakan pihak PLN tidak mau mengeluarkan KWH listrik akibat adanya tunggakan listrik Pemda Tebo.

"Itukan alasan Perkim bae, tidak ada kaitannya pemasangan KWH LPJU dengan tunggakan listrik Pemda Tebo, akhirnya apa, LPJU yang sudah terpasang di 7 tempat itu hanya jadi tontonan masyarakat saja dan masyarakat pun jadi bingung, Lampu sudah dipasang kok belum hidup juga, apalagi sampai dua tahun kayak gini," sebut Nami lagi.

Melihat kebelakang lanjut Nami, kalau ada keseriusan sebenarnya di tahun 2018 lalu bisa dianggarkan untuk anggaran pemasangan KWH LPJU 7 tempat tersebut.

"Sekarang sedang diupayakan untuk dianggarkan tahun 2019 ini agar LPJU 7 tempat ini bisa menyala," kata Nami sambil menyebut diantaranya LPJU di jalan Pahlawan Wirotho Agung arah perbatasan dengan Perintis. (crew)